Electronic Resource
Pengaruh Model Discovery Learning Berbasis Etnosains Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Motivasi Berprestasi Pada Materi Suhu dan Kalor
Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mengetahui perbedaan
kemampuan berpikir kritis siswa ketika diterapkan model pembelajaran Discovery
Learning berbasis Etnosains dengan model pembelajaran konvesional, untuk
mengetahui perbedaan berpikir kritis antara siswa berkemampuan tinggi dan siswa
berkemampuan rendah serta untuk mengetahui terdapat hubungan antara model
Discovery Learning berbasis Etnosains terhadap berpikir kritis siswa melalui
motivasi berprestasi. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas 7 SMP Islam
Ngebruk yang berjumlah 60 peserta didik. Variabel bebas model pembelajaran yang
berdimensi model pembelajaran discovery learning berbasis etnosains dan model
pembelajaran konvensional, variabel terikatnya adalah tingkat berpikir kritis siswa,
dan variabel moderat adalah motivasi berprestasi yang berdimensi MB tinggi dan
MB rendah. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperiment.
Pengumpulan data dengan memberikan post test dan angket kepada peserta didik
serta lembar observasi proses pembelajaran. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa
Tingkat perbedaan berpikir kritis siswa mendapakan skor 0,4 yang berarti
penerapan model pembelajaran discovery learning berbasis etnosains cukup
berpengaruh terhadap berpikir kritis siswa. Hasil p value > 0,05 yang menyatakan
bahwa model discovery learning berpengaruh terhadap berpikir kritis melalui
motivasi berprestasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran
discovery learning berbasis etnosains sangat efektif untuk meningkatkan
kemampuan berpikir kritis siswa melalui tingkat motivasi berprestasi siswa yang
tinggi.
| SB00968S | KKI 530 RAT p/s | Perpustakaan Unikama | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain