Electronic Resource
Pengaruh Tari Jaranan Jhatilan Terhadap Kecerdasan Kinestetik Anak Pada Kelompok A TK Muslimat Nu 1 Tunas Harapan Tirtomarto
Kecerdasan Kinestetik pada anak kelompok A di TK Muslimat NU 1 Tunas Harapan
Tirtomarto mempunyai tingkat kemampuan yang beragam dan dapat dikatakan rendah. Tahapan
perkembangan anak usia 4-5 tahun diharapkan anak mampu mengenal anggota tubuh, fungsi dan
gerak tubuh secara aktif, seimbang dan terkoordinasi untuk pengembangan kecerdasan kinestetik
anak . Beberapa data telah diperoleh setelah dilakukan observasi pada anak melalui beberapa
kegiatan fisik yaitu: 1) anak belum mampu bergerak dengan keseimbangan tubuh, 2) anak belum
mampu menselaraskan bermacam-macam gerakan jari dan gerakan tangan, karena anak terlihat
masih canggung tidak stabil, dan kaku dalam bergerak, 3) anak belum mampu mengembangkan
kelenturan otot tubuh, 4) anak belum memiliki kekuatan gerak dalam gerak yang sebenarnya, 5)
anak belum mampu mengontrol gerak tubuhnya, 6) anak tidak berani dan kurang percaya diri, 7)
anak belum mampu mengkoordinasikan seluruh tubuhnya dengan terampil, 8) adanya keterbatasan
emosional, 9) kurang perhatian dan 10) keterbatasan kognitif pada anak.
“Pengaruh Tari Jaranan Jhatilan Terhadap Kecerdasan Kinestetik Pada Anak Kelompok A
TK Muslimat NU 1 Tunas Harapan Tirtomarto”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh pelaksanaan kegiatan menari yaitu tari jaranan jhatilan terhadap kecerdasan kinestetik
pada anak dengan bertolak ukur pada pemberian pretest (tes awal) dan posttest (tes akhir) dalam
kurun waktu 1 bulan.
| SB00407S | KKI 372 KAL p/s | Perpustakaan Unikama | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain