Electronic Resource
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Fungsi Linier dan Kuadrat Kelas X APK SMK PGRI 6 Malang
Dalam kegiatan belajar mengajar, guru dan anak didik seharusnya dapat terlibat dalam sebuah interaksi dengan bahan pelajaran sebagai mediumnya. Interaksi dikatakan optimal bila interaksi itu terjadi antara guru dengan semua anak didik, antara anak didik dengan guru, dan antara anak didik dengan anak didik dalam rangka bersama-sama mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama. Dalam interaksi itu anak didiklah yang lebih aktif, bukan guru. Guru hanya berperan sebagai motivator dan fasilitator. Pembelajaran matematika akan lebih bermakna dan menyenangkan jika guru mampu menggunakan model pembelajaran yang menarik bagi peserta didik, tidak terkesan menakutkan dan peserta didik tidak merasa jenuh saat mengikuti kegiatan pembelajaran serta peserta didik termotivasi untuk belajar karena akan sangat berpengaruh terhadap keefektifan belajar guna mencapai hasil belajar yang optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan fungsi linier dan kuadrat kelas X APK SMK PGRI 6 Malang.
Karena dengan model pembelajaran ini siswa dapat belajar sambil bermain sehingga mereka tidak merasa bosan dan jenuh akan tetapi mereka dapat merasakan proses pembelajaran yang menyenangkan.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan judul “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN FUNGSI LINIER DAN KUADRAT KELAS X APK SMK PGRI 6 MALANG” dengan pendekatan kualitatif naturalistik. PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pada setiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.
Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X APK semester genap tahun ajaran 2012-2013 SMK PGRI 6 Malang yang berjumlah 43 siswa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari tanggal 7 sampai tanggal 15 Januari 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, catatan lapangan, lembar wawancara dan soal tes. Hasil belajar siswa diperoleh dari hasil tes akhir siklus.
Analisis data digunakan dengan menggunakan teknik analisis kualitatif.
Dari hasil penelitian yang dilakukan ternyata model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Pada siklus I hasil belajar siswa memperoleh persentase sebesar 74,4%. Sedangkan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan persentase sebesar 83,7%.Untuk hasil observasi aktivitas guru pada siklus I mencapai kriteria keberhasilan 87,5% untuk aktivitas siswa mencapai 81,25%. Sedangkan pada siklus II menunjukan kriteria keberhasilan aktivitas guru 93,75%dan untuk aktivitas siswa sebesar 93,75%. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa siswa telah mencapai ketuntasan belajar
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas X APK SMK PGRI 6 Malang semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Berdasarkan hasil penelitian ini, maka disarankan kepada guru matematika untuk mengajarkan matematika khususnya fungsi linier dan kuadrat dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Talking Stick sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain