Electronic Resource
Hubungan Antara Penerimaan Kelompok Teman Sebaya Dengan Kepercayaan Diri Dalam Interaksi Sosial Pada Siswa Kelas VII SMPN 4 Singosari
Kepercayaan diri dalam interaksi sosial sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam lingkungan sekolah, karena kita merupakan makhluk sosial yang saling berhubungan satu dengan lainnya. Sejalan dengan hal tersebut, siswa kelas VII sering merasa kurang percaya diri dalam interaksi sosial saat memasuki lingkungan baru, namun dengan penerimaan peer group menjadikan siswa untuk dapat memiliki kepercayaan diri dalam interaksi sosial.
Tujuan penelitian ini terdiri atas 3 tujuan yaitu: (1) mengetahui penerimaan kelompok teman sebaya siswa kelas VII SMPN 4 Singosari, (2) mengetahui kepercayaan diri dalam interaksi sosial siswa kelas VII SMPN 4 Singosari, dan (3) mengetahui hubungan antara penerimaan kelompok teman sebaya dengan kepercayaan diri dalam interaksi sosial pada siswa kelas VII SMPN 4 Singosari.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif korelasional. Peneliti menggunakan teknik Random Sampling yaitu pengambilan sampel yang dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi. Dengan sampel sebanyak 139 siswa dari populasi 187 siswa. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala Likert yang mengukur penerimaan kelompok teman sebaya dan kepercayaan diri dalam interaksi sosial. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji korelasi dan uji hipotesis.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) 40% siswa memiliki penerimaan kelompok teman sebaya, (2) 52% siswa memiliki kepercayaan diri dalam interaksi sosial, (3) Dari hasil uji korelasi Product Moment diperoleh rhitung sebesar 0,555 dengan taraf signifikansi 0,000. Hal ini berarti penerimaan kelompok teman sebaya berkorelasi positif dan signifikan dengan kepercayaan diri dalam interaksi sosial.
Dari hasil penelitian ini diharapkan guru BK dapat merencanakan secara sistematis pemberian materi BK, khususnya informasi penerimaan kelompok teman sebaya dan kepercayaan diri dalam interaksi sosial. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk diadakan penelitian lebih lanjut berdasarkan faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini, variabel yang berbeda, jumlah sampel yang lebih banyak, tempat berbeda, serta desain penelitian yang lebih tepat dan tetap berhubungan dengan kepercayaan diri dalam interaksi sosial.
2129983A/SB/2019 | KKI 371.4 FEB h/s | Perpustakaan Unikama | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain