Electronic Resource
Hubungan Kontrol Diri Dan Harga Diri Terhadap Perilaku Narasisme Mahasiswa Pengguna Media Sosial Di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang
Kemajuan abad ke 21 ini melalui industrialisasi, informasi, dan investasi yang mendukung teknologi sehingga memicu lajunya arus globalisasi. Disaat yang bersamaan problem tersebut dapat memberikan dampak pada perubahan gaya hidup terutama gerenasi mileneal. Penelitian ini dilatar belakangi oleh maraknya mahasiswa yang menunjukan eksistensi diri melalui media sosial dikarena kurangnya mengontrol diri, maupun rendahnya harga diri seseorang. Sehingga hal ini dapat berpengaruh pada perilaku narsistik. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif.
Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif korelasi. Jumlah populasi pada penelitian in sebanyak 3672 mahasiswa. Penelitian ini menggukan sampling random, sementara untuk menentukan jumlah pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Sehingga jumlah sampel pada penelitian sebanyak 193 responden. Instrumen penelitian ini diukur menggunakan skala likert, sementara item pertanyaan dibagi menjadi dua yaitu favorable dan unfavorable serta menentukan bobot nilai.
Hasil analisi variabel kontrol diri (X1) dari 193 responden menunjukan bahwa tingkat kontrol diri mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang terbilang tinggi, Hasil analisis penelitian variabel harga diri (X2) menunjukan bahwa dari 193 responden terbilang tinggi, dan hasil analisi penelitian variabel perilaku narsisme (Y) menunjukan bahwa data hasil analisis persentase perilaku narsisme mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dari 193 responden terbilang tinggi. Berdasarkan hasil output analisis data secara parsial menunjukan bahwa variabel kontrol diri (X1) dan variabel Harga diri (X2) masing-masing tidak terjadinya hubungan terhadap variabel perilaku narisisme (Y). Berdasarkan hasil output secara simultan menunjukan bahwa kontrol diri dan harga diri secara bersamaan memiliki hubungan terhadap perilaku narsisme.
Diketahui bahwa perilaku narsisme merupakan epidemik global, sehingga dengan upaya mengontrol diri, meningkatkan harga diri ke arah positif dapat menurunnya perilaku narsisme. Dilain sisi diperlukan pengetahuan mahasiswa mengenai kontrol diri, harga diri, dan perilaku narsisme sehingga mampu menyikapi persoalan dengan bijkasana.
21345271/PB/2023 | KKI 371.4 TAH h/s | Perpustakaan Unikama | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain