Electronic Resource
Kajian Tingkat Kesadaran Masyarakat Terhadap Mitigasi Bencana Tanah Longsor Di Desa Tondong Belang Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat
Desa Tondong Belang Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat yang memiliki topografi berupa pegunungan akan sangat rentan dengan risiko tanah longsor. Tahun 2019 telah terjadi bencana tanah longsor yang merenggut sebanyak delapan korban jiwa dan risiko lainnya. Mempertimbangkan risiko bencana tanah longsor yang cukup besar. Maka diperlukannya kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana tanah longsor.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran masyarakat Desa Tondong Belang Kecamatan Mbeliling Kabupaten Manggarai Barat dilihat dari pengetahuan masyarakat terhadap mitigasi bencana tanah longsor, sikap masyarakat terhadap terhadap mitigasi bencana tanah longsor dan mitigasi bencana tanah longsor.
Metode yang digunakan oleh peneliti adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitiannya adalah deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti bahwa kesadaran masyarakat dilihat dari pengetahuan masyarakat terhadap mitigasi bencana tanah longsor cukup baik karena masyarakat belum terlalu paham semua berkaitan dengan tanah longsor baik dilihat dari cara mengurangi risiko akibat bencana tanah longsor maupun faktor penyebab terjadinya tanah longsor, kurangnya kesadaran masyarakat untuk mencari tahu informasi berkaitan dengan tanah longsor serta pengalaman masyarakat sebelumnya dalam menghadapi bencana tanah longsor masih sedikit. Sikap masyarakat terhadap mitigasi bencana tanah longsor baik, masyarakat terlibat dalam menangani risiko akibat tanah longsor seperti ikut mencari korban akibat bencana tanah longsor, membantu membuat rumah bagi warga yang kehilangan rumah, ikut memperbaiki saluran air yang rusak dan membersihkan jalan raya yang terkena lumpur. Kegiatan mitigasi bencana dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor. Dalam penelitian ini di Desa Tondong Belang yang diterapkan adalah kegiatan mitigasi aktif seperti sosialisasi, penghijauan, dan pembuatan tanda-tanda peringatan bahaya sebelum memasuki lokasi bencana tanah longsor.
2132758/SB/2021 | KKI 910 RIA k/s | Perpustakaan Unikama | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain