Electronic Resource
Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan soal Cerita Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Tahapan Newman Di Kelas VIII SMP PGRI 4 Kalipare
Sutantin, Rihatining. 2019. Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Tahapan Newman Di Kelas VIII SMP PGRI 4Kalipare. Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Kanjuruhan Malang.
Pembimbing : (I) Dr. I Ketut Suastika, M.Si
(II) Nyamik Rahayu Sesanti, S.Pd., M.Pd
Kata kunci : Analisis Kesalahan, Tahapan Newman, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)
Hasil wawancara yang dilakukan dengan guru matematika di SMP PGRI 4 Kalipare menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal cerita, terutama pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis kesalahan apa saja yang dilakukan oleh siswa dalam menyelesaikan soal cerita beserta penyebabnya.
Tahapan yang digunakan pada penelitian ini adalah tahapan analisis kesalahan menurut Newman. Tahapan analisis Newman terbagi menjadi lima tahapan: 1) membaca, 2) memahami, 3) transformasi, 4) keterampilan proses, dan 5) penulisan jawaban. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Pengumpulan data berdasarkan hasil tes dan wawancara.Sumber data adalah siswa kelas VIII SMP PGRI 4 Kalipare yang berjumlah 12 siswa.Penentuan subyek penelitian didasarkan pada hasil tes yang dikelompokkan menjadi 3 kelompok yaitu kelompok tinggi, sedang, dan rendah.Pengecekan keabsahan data dilakukan menggunakan metode triangulasi sumber.
Hasil dari penelitian ini yaitu: 1) hasil validasi soal dari validator yaitu soal valid dengan rata-rata skor 35,5 dapat digunakan dengan revisi kecil, 2) hasil tes menunjukkan terdapat 4 siswa kelompok tinggi, 4 siswa kelompok sedang, dan 4 siswa kelompok rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa yaitu tidak dapat memaknai arti kata yang terdapat dalam soal dengan persentase kesalahan 12%, tidak dapat menuliskan apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan dalam soal dengan persentase kesalahan 19%, tidak dapat menuliskan model matematika dalam soal dengan persentase kesalahan 15%, tidak dapat menuliskan prosedur atau langkah-langkah untuk menyelesaikan soal dengan persentase kesalahan 24%, dan tidak dapat menuliskan jawaban akhir yang diminta pada soal dengan persentase kesalahan 30%. Kesalahan yang dilakukan siswa disebabkan karena kurang teliti, tergesagesa, kurang memahami materi SPLDV, waktu untuk mengerjakan tidak cukup, dan kurang terbiasanya menuliskan kesimpulan.Oleh karena itu, untuk meminimalisir kesalahan yang dilakukan siswa, disarankan guru melakukan analisis agar dapat mengetahui kelemahan siswa sehingga ada perbaikan untuk pembelajaran selanjutnya.
2130926/SB/2019 | Perpustakaan Unikama | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain